Kamis, 16 Juni 2011

Makanan dan Minuman yang dapat Melangsingkan Tubuh

PRODUK makanan tertentu bekerja sebagai pembakar lemak paling ampuh atau asisten yang andal dalam upaya menurunkan berat badan, dan membuat tubuh langsing sesuai yang diharapkan. 

Penelitian ini tidak menjanjikan keajaiban, tapi tidak ada faktor kerugian dari beragam makanan dan minuman lezat tersebut. Berikut daftarnya yang disitat dariGenius Beauty.

Kacang hitam untuk menurunkan berat badan 

Kacang hitam kaya protein dan serat, nutrisi yang paling bergizi, dan tidak mengandung lemak. Namun warna gelap menunjukkan kadar flavonoid yang sangat tinggi, yang menurut penelitian memiliki kontribusi besar terhadap peluruhan lemak di perut. 

Pir untuk hancurkan lemak di perut 

Sebuah pir, bahkan dibuat dalam bentuk jus, sangat rendah kalori dan kaya serat. Untuk menurunkan berat badan, Anda dapat menyantapnya satu buah sebelum, makan siang, dan makan malam. 

Selain itu, buah yang satu ini juga kaya katekin dan flavonol. Kedua unsur itu merupakan antioksidan, dan berkontribusi pada penghancuran lemak yang disimpan di daerah perut. 

Popcorn juga bantu turunkan berat badan

Kendati terdengar aneh,  namun popcorn -bukan yang manis dan tawar- juga membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, popcorn merupakan gandum yang terbuat dari beraneka unsur seperti gandum, soba, millet atau beras. 

Ini akan sangat berguna bagi tubuh, dan kesehatan secara umum, jika setiap Anda menyantap menu gandum secara utuh menghapus menu lain yang terdiri dari beras putih, tepung putih, semolina, dan produk olahan lainnya. 

Kentang rebus ideal untuk turunkan berat badan 

Kentang rebus dalam salad kentang -jika tidak mengandung krim asam lemak atau mayones- memiliki indeks glikemik dalam unsur kentang yang jauh lebih rendah dibandingkan lainnya. 

Pendinginan dari pati mudah dicerna mengarah pada transformasi serat menjadi tepung stabil sehingga disebut tidak begitu mudah dicerna. Serat pati yang didinginkan menjadi larut dan kasar, seperti dalam sayuran dan buah-buahan, dan sangat berguna bagi mereka yang merawat bobot tubuh. 

Dalam kombinasi dengan salad berdasarkan cuka, kentang rebus dapat merangsang produksi hormon yang menekan nafsu makan. 

Kacang-kacangan dan biji-bijian 

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga membantu menurunkan bobot tubuh meskipun faktanya menyebutkan bahwa sebagain unsur makanan ini terdiri dari lemak. 

Lemak yang dikandungnya sangat membantu dan merupakan unsur polyunsaturated. Paradoksnya, mencegah obesitas dan akumulasi penambahan berat badan secara ekstra. 

Namun kondisi utama dan sangat diperlukan adalah, bahwa kacang-kacangan dan biji-bijian harus dapat mengganti kue dan permen, yang kaya lemak jenuh tidak sehat. 

Teh membantu turunkan berat badan 

Teh merupakan produk pelangsing terkenal yang efektifitasnya telah dibuktikan oleh sejumlah besar penelitian ilmiah. 

Data yang paling mengesankan adalah, bahwa sel-sel lemak menyerap kurang dari 70 persen lemak dari menyeruput teh. Selain itu, teh menghancurkan lemak yang sudah ada dalam sel-sel lemak. Jadi, satu atau dua cangkir teh minimal lima kali sehari, menjadi cara yang sangat tepat untuk menurunkan berat badan. Teh hijau dan teh putih merupakan cara "paling tepat untuk melangsingkan".  

Cuka apel membakar lemak 

Cuka Apel telah populer sebagai cara yang cukup radikal untuk menurunkan berat badan. Tetapi tidak perlu terlalu fanatik untuk terobsesi dengan cuka yang mungkin berbahaya bagi lambung. 

Namun Anda cukup menggunakan cuka apel sebagai dasar untuk dressing dan saus. Asam asetat hampir merangsang pembakaran lemak dan mencegah akumulasi lemak di tubuh. 

Tentu saja, sulit untuk mencapai hasil yang diinginkan hanya dengan mengubah pola diet. Perubahan nutrisi akan bekerja jauh lebih efektif jika disertai dengan gaya hidup baru secara umum, yaitu perhatian lebih kepada diri sendiri, lebih banyak bergerak, dan melakukan kegiatan fisik lainnya yang menyenangkan.


sumber:http://lifestyle.okezone.com/read/2011/06/03/195/464071/7-makanan-minuman-ini-bikin-langsing

Kecoa Bisa Hidup Tanpa Kepala?

Kecoa bisa hidup tanpa kepala. Mungkin Anda tidak pernah mengetahui jika kecoak yang banyak berkeliaran di sekeliling kita ternyata memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa. Ternyata kecoak bisa bertahan hidup selama sembilan hari tanpa kepala, Sebelum akhirnya mati karena kelaparan. Kalau demikian di mana letak nyawa kecoa.


Serangga Purba Nan TangguhTubuhnya kecil, mungil, tampak ringkih dan menjijikkan. Seringkali terlihat melintas di relung-relung gelap dapur, kamar tidur, kamar mandi… ia memang menyebar di sekitar lingkungan manusia. Siapa sangka penyusup memuakkan ini ternyata sudah bertahan hidup selama jutaan tahun di planet bumi!

Hanya sedikit spesies serangga yang mampu bertahan hidup seperti mahluk bernama kecoa ini. Ia memiliki sistem tubuh yang bisa beradaptasi dengan lingkungan paling ekstrem.

Pernahkah Anda menyadari bahwa kecoa bisa bertahan di hampir semua musim dan iklim di permukaan bumi? Ia bisa bertahan di iklim panas yang "membakar" atau dingin yang membeku. Kecoa juga mampu bertahan terhadap hampir semua efek radiasi termasuk nuklir. Hasil penelitian di bekas jatuhnya bom atom, kecoa-lah satu-satunya mahluk yang selamat dari efek radiasi nuklir tersebut.

Mungkin daya tahan yang luar biasa inilah yang membuatnya mampu bertahan di planet bumi ini selama 300 juta tahun lebih. Keberadaan kecoasejak jaman purba itu dibuktikan dengan temuan fosil. Fosil kecoa yang tertua diidentifikasi dari periode Carboniferous diakhir periode Devonian sekitar 354-295 juta tahun lalu. Walau pun bentuk kecoa purba ini lebih mirip belalang.

Seandainya itu tidak cukup kuat, maka ada lagi fosil kecoa yang mirip dengan bentuk kecoa modern. Berdasarkan uji umur, fosil ini diperkirakan dari masa awal Cretaceous (sekitar 145-4 juta tahun lalu).

Setidaknya kecoa-kecoa "modern" sebagai keturunan kecoa purba, yang kini diketahui, terdiri dari 3.500 spesies dari enam keluarga. Mereka menyebar di seluruh dunia dan lingkungan kecuali di kawasan kutub.

Daya Tahan Tinggi
Dari sekian banyak spesiesnya, kecoa-kecoa yang paling terkenal adalah spesies kecoa Amerika (periplaneta americana) yang berukuran 3 cm, lalukecoa Jerman (blattella germanica) yang tubuhnya lebih mungil yaitu 1,5 cm. Jenis lainnya adalah kecoa Asia (blattella asahinai) yang juga bertubuh kecil sepanjang 1,5 cm.

Namun satu kecoa spesies baru yang hidup di kegelapan gua Kalimantan diketahui berukuran 8-10 cm. Diduga kecoa temuan ahli zoologi LIPI Cahyo Rahmadi ini adalah kecoa terbesar yang sudah teridentifikasi.

Sebagai serangga, daya tahan kecoa memang mumpuni. Binatang ini mampu hidup selama sebulan tanpa kepala, sampai akhirnya mati kelaparan. Rahasianya, kecoa tidak butuh kepala untuk bernapas atau otak untuk mengontrol tubuh. Tidak ada kepala hanya sedikit mengganggu sensor dan kinerjanya. Ia bahkan tidak kehilangan darah. Persoalan utamanya tanpa kepala kecoa tak bisa makan. Karena itulah ia mati setelah satu bulan. Sebabkecoa hanya mampu bertahan hidup tanpa makan selama 30-an hari.

Kehebatan lainnya, kecoa termasuk spesies serangga "tahan pukul." Jika tidak sampai hancur atau remuk, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengan gerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri. Ketahanan tubuhnya terhadap benturan disokong oleh lapisan pelindung di sekujur tubuhnya. Persis seperti baju besi pada kesatria berkuda zaman pertengahan.

Kehidupan Harian
Kecoa juga punya sistem reproduksi yang cepat. Ia mampu menyiapkan generasi baru dalam waktu singkat. Setidaknya 40 kecoa muda bisa "dilahirkan" dalam tempo 30 hari. Artinya rata-rata satu hari akan ada satu kelahiran dari satu kecoa. Maka membasmi serangga ini hampir pasti sulit dilakukan.

Pada dasarnya kecoa punya banyak musuh. Di alam bebas, nasib kecoaakan berakhir di dalam perut burung, mamalia kecil dan hewan amfibi. Kecoadi alam liar menjadi santapan lezat banyak predator serangga. Namun di lingkungan manusia, kecoa tak punya musuh yang mematikan kecuali kita.

Karena itulah beberapa spesies kecoa yang sangat terancam di lingkungan liar akan mengungsi ke lingkungan manusia. Di sini ia berkembang biak dengan pesat, beranak pinak dan membentuk koloni yang membuat kita bergidik jika menghitung angkanya.

Kecoa-kecoa "pengungsi" ini bahkansudah beradaptasi sekian lama dengan pola dan kehidupan manusia. Karena kecoa termasuk serangga yang punya sistem
"manajemen" yang prima melebihi semua jenis serangga lainnya. Ia melakukan pembagian kerja, mengkoordinir jalur perburuan dan lintasan, mempelajari setiap ancaman dan menentukan pembagian wilayah dalam koloninya.

Bahkan sistem tubuhnya dengan cepat bisa mengantisipasi racun pembasmi serangga. Ada fakta yang menunjukkan bahwa kecoa-kecoa yang selamat dari insektisida akan "berdamai" dengan racun yang tersisa di tubuhnya. Setelah berhasil menjinakkan racun itu, ia akan meneruskan kemampuan itu dari generasi ke generasi. Inilah yang termasuk kelompok kecoa "mutan" yang kebal terhadap racun pembasmi serangga.

Begitu pun, kecoa yang tergolong ordo Blattodea adalah mata rantai penting dalam siklus rantai makanan di alam liar. Karena kecoa menjadi "tumbal" makanan untuk menjamin spesies lain bisa bertahan hidup.

Maka hentikan impian Anda untuk membasmi habis si kecoa. Pemberantasan habis-habisan terhadap serangga ini akan menjadi bencana lingkungan yang besar! 

sumber:http://uangkanidemu.blogspot.com/2010/09/kecoa-bisa-hidup-tanpa-kepala.html